Laman

Tampilkan postingan dengan label EROPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EROPA. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Maret 2015

Andre Marie Ampere - Penemu Elektromagnet

Andre Marie Ampere 
Andre Marie Ampere atau biasa dikenal dengan nama Ampere lahir pada 20 Januari 1775 di Lyon, Prancis. Ia dikenal dengan julukan "Bapak Elektrodinamika" karena selain sebagai guru besar fisika, kimia, dan matematika ia juga telah menemukan elektromagnet atau magnet listrik, hukum elektromagnet atau disebut juga hukum ampere, dan jarum astatik. Ia juga menemukan florin dan melakukan klasifikasi unsur-unsur kimia.
Meski dikenal sebagai ilmuwan yang banyak memberikan terobosan baru di dunia sains, sejatinya Ampere tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Wawasannya tentang sains diperoleh karena kegemarannya membaca ensiklopedi dan banyak literatur sains dalam bahasa prancis atau latin. Konon dalam usia 12 tahun, putra pengusaha kayu di Lyon ini telah menguasai seluruh pelajaran dasar matematika.
Suatu ketika ia membaca tulisan Pakar Matematika Prancis, d'Alembert, tentang hitungan deiferensial dalam sebuah ensiklopedi. Sejak itulah ia memutuskan untuk secara sungguh-sungguh mendalami matematika. Ia juga kerap melakukan riset dan magang kepada sejumlah pakar matematika dan fisika seperti Joseph-Louis Lagrange dan Jean Baptiste Joseph Selambre.
Kerja kerasnya itu membawa hasil. Ia menjadi satu-satunya ilmuwan tanpa pendidikan dan kualifikasi formal yang duduk sebagai guru besar matematika di Ecole Plytechnique (1809) dan Universite de Ftance (1826 hingga wafat).
Dibalik kebesaran nama Ampere, masa mudanya sempat dilewati dalam masa-masa yang penuh kesedihan. Saat usia 18 tahun terjadi pertempuran di kota Lyon antara pendukung raja melawan pendukung republik. Kekalahan dialami oleh pendukung raja. Pada pertempuran itu, ayah Ampere ditangkap dan kepalanya dipenggal. Kesedihan Ampere mulai sirna ketika usia 24 tahun, ia menikah dan dikaruniai anak laki-laki. Hari-hari yang dijelang Ampere begitu indah. Sayang keindahan itu hanya sebentar, kesedihan kembali menyelimuti Ampere ketika istrinya meninggal dunia empat tahun kemudian sejak anaknya lahir.

Maison D Ampere 
Maison D Ampere

Kematian istrinya membuat Ampere tenggelam dalam kesedihan yang dalam. Ampere menjadi pemurung dan frustasi, ia nyaris tidak memiliki semangat hidup. Untunglah dalam kondisi yang lemah, seorang ahli musik dari Prancis, Lalande datang dan dapat memulihkan semangat hidup Ampere. Secara perlahan Ampere bangkit dari kesedihannya. Ia kembali bangkit menatap dunia dengan binar optimisme sehingga Ampere kembali dikenal sebagai ilmuwan yang sangat diperhitungkan.
Selain menemukan elektromagnet, selama hidupnya ia pernah bergabung dan menjadi anggota pada Akademi Sains pada tahun 1814 menjadi pemikir dan pernah menulis buku dalam bahasa prancis, diantaranya Bunga Rampai Pengamatan Elektrodinamika (1822) dan Teori Fenomen Elektrodinamika (1826).
Pada mulanya Ampere membuat alat untuk mengukur arus listrik dan dikembangkan menjadi sebuah galvanometer. Kemudian ia menganjurkan telegraf elektromagnet sebanyak 26 kabel dan komutator (saklar putar). Pada akhirnya saran itu diterima dan komutator mulai digunakan pertama kalinya pada generator Pixii tahun 1832.

Makam Andre Marie Ampere 
Ampere meninggal dunia pada tanggal 10 Juni 1836 di Marseille Prancis. Di batu nisannya terdapat tulisan Tandem Felix yang berarti "Akhirnya Bahagia". Tulisan ini menyiratkan perjalanan hidup Ampere yang banyak didera kesedihan kemudian berakhir dengan kebahagiaan di akhir hidupnya. Pada hari-hari terakhir hidupnya, ia memberikan banyak sumbangan pada ilmu pengetahuan dalam bidang statistik, kimia, mekanika, kristalografi, dan optika. Nama Ampere sekarang kita kenal sebagai nama bagi satuan ukuran arus listrik.

Thomas Alva Edison - Penemu Lampu

Thomas Alva Edison - Penemu Lampu. Thomas Alva Edison merupakan salah satu ilmuwan paling terkenal dan juga tercatat sebagai penemu lampu pijar. Edison lahir di Milan, Ohio, Amerika Serikat pada tanggal 11 Februari 1847. Pada masa kecilnya di Amerika Serikat, Edison selalu mendapat nilai buruk di sekolahnya. Oleh karena itu ibunya memberhentikannya dari sekolah dan mengajar sendiri di rumah. Di rumah dengan leluasa Edison kecil dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. Pada Usia 12 tahun ia mulai bekerja sebagai penjual koran, buah-buahan dan gula-gula di kereta api. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York, Edison diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Mesin-mesin itu mengirimkan berita bisnis ke seluruh perusahaan terkemuka di New York.
Pada tahun 1870 ia menemukan mesin telegraf yang lebih baik. Mesin-mesinnya dapat mencetak pesan-pesan di atas pita kertas yang panjang. Uang yang dihasilkan dari penemuannya itu cukup untuk mendirikan perusahaan sendiri. Pada tahun 1874 Edison pindah ke Menlo Park, New Jersey. Disana Edison membuat sebuah bengkel ilmiah yang besar dan yang pertama di dunia. Setelah itu ia banyak melakukan penemuan-penemuan yang penting. Pada tahun 1877 Edison menemukan Gramofon. Dalam tahun 1879 ia berhasil menemukan lampu listrik kemudian Edison juga menemukan proyektor untuk film-film kecil. Pada tahun 1879 Edison berhasil menciptakan lampu pijar, yang menjadiakan namanya dikenang sepanjang sejarah.
Thomas Alva Edison bukan orang pertama yang menciptakan sistem penerangan listrik. Beberapa tahun sebelumnya lampu bersinarkan arus listrik telah digunakan buat penerangan lampu di paris. Tetapi, bola pijar Edison berikut bersama pembagian listrik yang dikembangkannya memungkinkan adanya penerangan listrik yang praktis untuk dirumah. Pada tahun 1822 perusahaannya sudah berhasil memproduksi listrik untuk rumah-rumah di New York, dan dalam tempo singkat sudah tersebar keseluruh dunia.  Dalam salah satu biografinya disebutkan bahwa Edison berhasil menemukan lampu pijar setelah mengalami kegagalan 999 kali, artinya baru penelitian yang ke 1000 kali Edison menemukan lampu listrik. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.
Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 paten atas namanya. Edison juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain : mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.
Edison meninggal pada usianya yang ke-84, pada hari ulang tahun penemuannya yang terkenal, bola lampu modern.
Demikianlah artikel singkat ini mengenai Thomas Alva Edison - Penemu Lampu. Semoga bermanfaat. Terima Kasih

Theodore Maiman - Penemu Sinar Laser

Theodore Maiman - Penemu Sinar Laser. Jika kita berbelanja ke swalayan, barang yang kita beli harganya tidak dihitung dengan kalkulator. Namun cukup menghadapkan barcode (kode garis barang) ke cahaya laser. Nanti di layar komputer akan muncul daftar harga barang tersebut.
Theodore Maiman
Ide mengenai laser didasarkan atas Teori Cahaya Albert Einstein. Tahun 1957, Gordon Gould mewujudkan teori tersebut. Pada tahun 1960, Theodore Maiman berhasil membangkitkan cahaya laser dengan cara menyuplai energi pada kristal batu delima dengan cahaya dengan tube denyar.
Laser mengalami perkembangan yang cukup pesat. Banyak ilmuwan yang meneliti sinar ini. Namun, penemu sinar laser dianugrahkan kepada Theodore Maiman, seorang ilmuwan Jerman yang meneliti sinar ini di pabrik pesawat terbang Hughes Aircraft Company.
Pebahasan laser lebih sering berkutat pada kecanggihan teknologi dan berbagai kontroversi daripada sejarah hidup penemunya. Mungkin karena penelitian terhadap laser berlangsung dengan waktu yang hampir bersamaan sehingga masyarakat dipenuhi dengan kecanggihan teknologi laser dari banyak ilmuwan. Theodore Maiman sendiri juga bukan orang pertama yang meneliti laser.
Dua tahun sebelum Maiman dianggap sebagai Penemu Laser, dua ilmuwan Amerika Serikat, Arthur L. Schawlow dan Charkes H. Townes meneliti laser di laboratorium mereka, Bell. Penemuan mereka ini dipublikasikan dalam American Physical Society. Penelitian mereka sudah mulai dilakukan sejak tahun 1949 di Columbia University, tempat mereka kuliah.
Townes meneliti bahwa radiasi microwave makin pendek. Interaksi dengan molekul makin kuat dan makin bagus untuk peralatan spectrocropis. Namun, ia mendapat masalah, karena belum ada alat untuk menciptakan gelombang radiasi sesuai yang diinginkan. Kemudian ia menggunakan Hukum Kedua Termodinamika, yang menandaskan bahwa molekul tidak bisa menghasilkan lebih dari jumlah energi tertentu.
Tahun 1953, ia mematenkan hasil temuannya itu dengan nama Maser (Microwave Amplification by Stimulated Emission of Radiation). Maser merupakan cikal bakal dari laser. Townes mendapat Hadiah Nobel Fisika pada tahun 1964 bersama A. Prokhorov dan N. Basov dari Rusia. Namun, penghargaan ini bukan karena penelitian di bidang laser. Penghargaan Nobel Fisika karena laser baru diberikan pada tahun 1981.
Theodore Maiman
Buku karya Theodore Maiman
 Buku yang mengupas laser karya Theodore Maiman
Dewasa ini, laser banyak membantu pekerjaan manusia. Mulai dari bidang industri, kesehatan, sampai teknologi komunikasi. Cahaya laser dapat dihasilkan dengan memberi tenaga ke dalam benda padat, cair, atau gas. Warna cahaya laser tergantung dari unsur yang ada di dalam bahan penghasil tersebut.
Laser sebetulnya singkatan dari Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation, yang artinya peningkatan cahaya oleh radiasi emisi terangsang. Perkataan ini begitu panjang dan susah untuk diucapkan. Akan tetatpi sistem kerja laser mudah untuk dipahami. Energi dari pipa denyar atau arus listrik mengeluarkan dalam bahan laser. Beberapa atom memancarkan foton yang bergerak dalam haluan yang sama. Foton melantun ke atas dan ke bawah, antara cermin pada kedua ujung pipa.
Dalam dunia industri, laser bertenaga tinggi digunakan untuk memotong baja tebal dengan mudah. Pemotongan ini membutuhkan waktu yang cepat. Akurasi laser juga teruji jika digunakan untuk mengukur karena alur laser memancar dalam garis lurus.
Sementara dalam dunia kesehatan, laser digunakan untuk membuat potongan halus pada permukaan mata yang rusak. Laser juga digunakan untuk membakar sel asbes sejenis tumor. Pengobatan dengan laser tidak menimbulkan rasa sakit pada pasien.

Alexander Graham Bell - Penemu Telepon | Sejarah Telepon

Alexander Graham Bell - Penemu Telepon. Alat ini merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.

 
Alexander Graham Bell

Tapi apakah anda tahu siapa penemu telepon? Jawabannya adalah Alexander Graham Bell.
Alexander Graham Bell (lahir di Edinburgh, Skotlandia, Britania Raya, 3 Maret 1847 – meninggal di Beinn Bhreagh, Nova Scotia, Kanada, 2 Agustus 1922 pada umur 75 tahun) adalah seorang ilmuwan, pencipta, dan pendiri perusahaan telepon Bell. Selain karyanya dalam teknologi telekomunikasi, Alexander Graham Bell juga menyumbangkan kemajuan penting dalam teknologi penerbangan dan hidrofoil.

Bell umumnya dikenal sebagai penemu telepon tahun 1877 di Amerika Serikat, meski Kongres AS pada Juni 2002 menetapkan bahwa Antonio Meucci-lah yang menemukan telepon.

Prinsip dasar telepon
Ketika gagang telepon diangkat, posisi telepon disebut off hook. Lalu sirkuit terbagi menjadi dua jalur di mana bagian positifnya akan berfungsi sebagai Tip yang menunjukkan angka nol sedangkan pada bagian negatif akan berfungsi sebagai Ring yang menunjukkan angka -48V DC. Kedua jalur ini yang nantinya akan memproses pesan dari sender untuk sampai ke receiver. Agar dapat menghasilkan suara pada telepon, sinyal elektrik ditransmisikan melalui kabel telepon yang kemudian diubah menjadi sinyal yang dapat didengar oleh telepon receiver. Untuk teknologi analog, transmisi sinyal analog yang dikirimkan dari central office (CO) akan diubah menjadi transmisi digital. Angka-angka sebagai nomer telepon merupakan penggabungan antara nada-nada dan frekuensi tertentu yang kemudian dinamakan Dual-tone multi-frequency DTMF dan memiliki satuan Hertz. Hubungan utama yang ada dalam sirkuit akan menjadi on hook ketika dibuka, lalu akan muncul getaran. Bunyi yang muncul di telepon penerima menandakan telepon telah siap digunakan.

Sejarah telepon
Perkembangan awal
  • 1871, Antonio Meucci mematenkan penemuannya yang disebut sound Telegraph. Penemuannya ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara antara dua orang dengan menggunakan perantara kabel.
  • 1875, perusahaan telekomunikasi The Bell mendapatkan hak paten atas penemuan Meucci yang disebut transmitters and Receivers for Electric Telegraphs. Sistem ini menggunakan getaran multiple baja untuk memberikan jeda pada sirkuit.
  • 1876, perusahaan Bell mematenkan Improvement in Telegraphy. Sistem ini memberikan metode untuk mentransmisikan suara secara telegraf.
  • 1877, The Charles Williams Shop merupakan tempat dimana telepon pertama kali dibuat dengan pengawasan Watson, yang selanjutnya menjadi departemen riset dan pengembangan dari perusahaan telekomunikasi tersebut. Alexander Graham Bell terus memantau produktivitas perusahaan tersebut sehingga pada akhir tahun sebanyak tiga ratus telepon dapat digunakan. Perusahaan Bell juga telah mematenkan telepon electro-magnetic yang menggunakan magnet permanen, diafragma besi, dan dering panggilan.
  • 1878, papan pengganti secara manual ditemukan sehingga memungkinkan banyak telepon terhubung melalui sebuah saluran pertukaran. dibawah kepemimpinan Theodore N. Vail, perusahaan Bell mempunyai 10.000 telepon yang dapat digunakan.
  • 1880, sirkuit metalic pertama dipasang. Sirkuit ini merupakan perbaharuan dari sirkuit one-wire menjadi two-wire. Perbaharuan ini membantu mengurangi gangguan yang seringkali dirasakan dengan penggunaan jalur one-wire.
  • 1891, telepon dengan nomor dial pertama kali digunakan. Telepon akan bekerja secara otomatis menghubungkan penelepon ke operator dengan cara menekan nomor dial berdasarkan instruksi.
  • 1915, telepon dengan sistem wireless pertama kali digunakan. Sistem ini memudahkan pengguna telepon untuk saling berhubungan lintas negara.
Telepon digital
Public Switched Telephone Network (PSTN) dilakukan berdasarkan hubungan langsung antara sender dengan receiver yang harus menggunakan kabel tembaga, serat optic, satellite, fixed wireless, dan mobile wireless circuit. Penggunaan jaringan tersebut melibatkan komponen dasar yaitu telepon, network access, central office (CO), trunks and special circuit, dan customer premise equipment (CPE).perkembangan PSTN sebagai sistem telepon digital telah meningkatkan kapasitas dan kalitas jaringanya sehingga memungkinkan untuk menggunakan beberapa saluran komunikasi dalam sebuah medium pertukaran.
Awal telepon sebagai alat komersial
  • 1940, telepon mobile pertama kali digunakan secara komersial. Inovasi ini sebelumnya digunakan sebagai alat bantu perang untuk membidik tembakan dan meningkatkan kualitas radar. Selesai perang, ratusan telepon dipasang dengan menggunakan sistem ini. Microwave radio dipasang untuk hubungan jarak jauh.
  • 1959, telepon Princess pertama kali diperkenalkan
  • 1963, telepon dengan tombol bersuara diluncurkan
  • 1971, perusahaan telekomunikasi mandiri diizinkan untuk mengemangkan sistem komunikasi yang dikembangkan untuk bisnis. Berjuta-juta saluran telepon telah digunakan masyarakat.
  • 1983, Judge Harold Greene dengan sukses mengungguli perusahaan Bell yang sebelumnya telah dicabut hak monopolinya.
  • 1899, AT&T atau The American Telephone and Telegraph Company telah mandapatkan asset dan mendapatkan hak paten dari perusahaan American Bell. AT&T didirikan tahun 1885 sebagai pemilik keseluruhan subsidi dari American Bell yang bertugas mendirikan dan mengoperasikan jaringan telepon jarak jauh.
  • 1913, amplifirers elektric pertama kali dipraktekkan oleh AT&T. sistem ini memungkinkan adanya hubungan telepon antar-benua.
  • 1927, AT&T memulai proyek layanan telepon lintas-atlantik di London dengan menggunakan dua jalur radio. Namun proyek ini masih jauh dari ideal karena banyak terjadi gangguan dalam radio, memiliki kapasitas yang kecil, dan biaya teleponnya yang mahal. Kemudian proyek ini dipindahkan menjadi lintas-pasifik pada tahun 1964.
  • 1969, pengguna telepon di Amerika telah mencapai 90%. AT&T menjadi laboratorium sistem telepon paling baik di dunia.
Telepon IP
Telepon IP (Internet Protocol) merupakan telepon teknologi baru yang menggunakan protokol internet dalam pengoperasiannya. Telepon IP ini dapat digunakan untuk memindahkan hubungan untuk mengganti suara, mengirim fax, paket video, dan bentuk penyampaian informasi lainnya yang telah digunakan pada sistem telepon terdahulu. Telepon IP menggunakan koneksi internet untuk mengirimkan data. Dalam perkembangannya, layanan telepon IP akan bekerja sama dengan perusahaan telepon lokal, provider jarak jauh seperti AT&T, perusahaan TV cabel, Internet Service Providers (ISPs), dan operator layanan wireless. Telepon IP merupakan bagian penting dalam penggabungan antara komputer, telepon, dan televisi dalam satu lingkungan komunikasi. VoIP (Voice over IP) adalah pengorganisasian untuk menstandardisasi telepon IP. VoIP digunakan sebagai landasan untuk unified message (UM) dan unified communications (UC). Tanpa VoIP, integrasi dari berbagai program server akan sulit dilakukan. Jaringan yang ada pada IP bukan tipe yang siap untuk menghadapi lalu lintas VoIP sistem LAN harus dibagi antara VLAN dengan pesan suara dan data.
Jaringan generasi baru
Next-generation networks (NGN) mengubah pendekatan “satu jaringan, satu layanan” menjadi pengiriman berbagai layanan melalui satu jaringan. Didasarkan pada sistem internet protocol (IP), NGN dibangun pada pengembangan jaringan broadband, Voice over IP (VoIP), konvergensi fixed-mobile dan IP televisi (IPTV). Jaringan generasi baru ini menggunakan sejumlah teknologi seperti nirkabel dan mobile, serat dan kabel, atau dengan pembaharuan jalur tembaga yang ada. Negara yang telah mengadopsi teknologi ini adalah negara-negara maju. Negara berkembang dapat mengadopsi teknologi NGN ini dengan menggunakan akses broadband nirkabel sehingga membuat pembangunan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dapat menghilangkan hambatan untuk berinovasi dan berinvestasi. Dalam perkembangan teknologi NGN, ada dua teknologi yang berperan pada jaringan berbasis transmisi optik, yaitu SDH dan DWDM. Kemampuan mengirimkan bandwidth pada SDH mencapai STM-64 (10 Gbps), sedangkan pada DWDM adalah n x 2,5 Gbps atau n x 10 Gbps (n adalah jumlah panjang gelombang). Resiko dari besarnya kapasitas kedua teknologi ini adalah hilangnya informasi yang cukup besar saat terjadinya kegagalan dalam pengiriman jaringan. Sistem proteksi yang umum digunakan dalam NGN adalah proteksi perangkat, proteksi link, proteksi berdasarkan topologi, dan proteksi kanal optik (DWDM). Pada sistem proteksi perangkat, sinyal dari jalur kanal proteksi akan dibuang dan dialihkan ke kanal kerja jika sinyal yang diterima dari jalur ujung pengiriman sudah bekerja secara benar. Pada sistem proteksi link, link fisik yang digunakan menjadi pokok pengolahan proteksi. Namun, proteksi yang digunakan dalam NGN sangat bergantung pada kebutuhan jaringan itu sendiri. Keseluruhan tipe proteksi tersebut tidak ada yang memenuhi semua kebutuhan proteksi NGN.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Telepon

Adi Dassler - Penggagas Sepatu Sepak Bola

Adi Dassler - Penggagas Sepatu Sepak Bola. Terima Kasih kepada Allah SWT karena telah memberikan kesempatan kepada saya untuk membagikan pengetahuan kepada sesama manusia. Kali ini saya akan menuliskan siapa penggagas sepatu sepak bola.
Cobalah Anda perhatikan bagian telapak sepatu yang diapakai oleh para pemain sepak bola. Telapak sepatu itu bergerigi, bukan? Ya, gerigi itu berguna agar kaki pemain sepak bola dapat menancap kuat di tanah sehingga dapat menapak kuat, tak mudah goyah, apalagi terpeleset kendatipun akibat kondisi lapangan yang licin akibat hujan. Huffft...baru ngetik dikit, udah capek. Tapi tidak apalah, mari kita lanjut lagi.
Penggagas sepatu bergerigi untuk pemain sepak bola itu adalah seorang warga Jerman bernama Adi Dassler. Adi Dassler lahir di Jerman, 3 November 1900. Nama aslinya adalah Adolf Dassler. Orang Jerman selalu memanggil nama Adolf sebagai Adi sehingga Adolf Dassler pun lebih dikenal dengan nama Adi Dassler. Ayahnya, Cristoph adalah pekerja disebuah pabrik sepatu. Oleh ayahnya, Adi Dassler diajari cara membuat sepatu.
Pada tahun 1920 di ruang cuci milik Ibunya, Adi Dassler membuat proyek kecil-kecilan dengan membuat sepatu olahraga. Karena tingginya kualitas sepatu yang dihasilkannya, bisnis kecil-kecilan itu membuahkan hasil. Akhirnya bersama saudaranya, Rudolf Dassler, Adi Dassler akhirnya kemudian mendirikan sebuah perusahaan pabrik sepatu Dassler Brother Shoe Factory.
Adi Dassler bertekad untuk menciptakan suatu performa tinggi bagi Atlet di Jerman dan di seluruh Eropa. Karena itulah, Adi Dassler memiliki komitmen dan perhatian penuh pada kualitas sepatu cipataannya. Komitmen Adi pada kualitas tersebut, membawa Dassler bersaudara sebagai produsen sepatu berkualitas tinggi sehingga sering dipakai oleh atlet-atlt legendaris pada masa itu.
Capek juga yah kalo ngetik artikel, pantas saja para blogger suka ngomel2 kalo artikelnya di copy paste seenaknya.
Lanjut lagi, maaf kalo saya Curhat...
Pada tahun 1925, Adi Dassler membuat sepatu yang memiliki alur pada telapaknya. Sepatu buatannya itu pertama kali diperkenalkan pada Olimpiade 1928 di Amsterdam. Pada Olimpiade 1938 di Berlin, atlet Amerika Serikat, Jesse owens, meraih emas karena memakai sepatu karya Adi Dassler. peristiwa itu menjadi puncak ketenaran sepatu karya Adi Dassler dan mengibarkan nama Dassler Brothers.
Namun sayang, pada tahun 1948, karena suatu alasan, keduanya terlibat perseteruan. Keduanya pun memutuskan berpisah. Adi dan Rudolf pun lalu membuat perusahaan dan merk sepatu sendiri. Adi Dassler mendirikan perusahaan dan membuat merk sepatu "ADIDAS". Nama ADIDAS diperoleh dari singkatan nama penemunya yaitu Adi Dassler. Sedangkan Rudolf mendirikan perusahaan dan membuat merk sepatu "PUMA".
Logo Adidas sejak pertama didirikan pada tahun 1948 atau pada saat dua bersaudara Dassler berpisah, secara visual hanya berupa huruf Adidas, dengan nama Adolf Dassler diatasnya, serta ilustrasi sepatu ditengahnya. Dengan merk ini, sepatu buatan Adi Dassler mencapai titik kesuksesannya, dengan diakuinya merk Adidas di ajang pesta olahraga dunia, seperti Olimpiade Helsinki, Melbourne, Roma, dan lainnya.
Tahun 1953, Adi Dassler menggagas sepatu sepak bola yang memiliki gerigi. Berkat sepatu sepak bola kreasinya itu, Jerman menjuarai Piala Dunia 1954 di Swiss.
Pada tahun 1972, logo Adidas mengalami perubahan yakni dengan menggunakan konsep "tre-foil logo" yaitu logo dengan visual tiga daun yang terangkai. Konsep tiga daun ini memiliki makna simbolisasi dan semangat olimpiade yang menghubungkan tiga benua. Sejak saat itulah Adidas menjadi sepatu resmi yang dipergunakan pada event Olimpiade di seluruh dunia.
Setelah bertahun-tahun berjaya dan mengalami liku-liku perkembangan usaha, pada tahun 1996, Adidas mengalami modernisasi dengan menerapkan konsep "We knew then we know now" yang kurang lebih menggambarkan kesuksesan masa lalu dan kejayaan hingga kini. Adapun logo baru yang digunakan, secara visual berupa tiga balok miring yang membentuk tanjakan, yang menggambarkan kekuatan, daya tahan, serta masa depan. Sejak saat itu, logo Adidas tidak pernah mengalami perubahan dan masih tetap berjaya hingga saat ini.
Sejarah pun mencatat, bertahun-tahun Adidas terus melakukan upaya perbaikan produksinya. Banyak orang kemudiana mengaitkan perjalanan waktu ini dengan mutu, gaya, dan reputasi Adidas. Sekarang, Adidas merupakan pemasok sepatu atletik terbesar di Eropa. Adidas menempati urutan kedua penjualan sepatu. urutan pertama ditempati Nike, dan urutan ketiga ditempati Reebok.
Selain sepatu sepak bola, Adi Dassler memiliki sekitar 700 hak paten berkait dengan sepatu olahraga. Adi Dassler meninggal dunia pad 5 September 1978. Sepeninggalnya, perusahaan Adidas diambil alih oleh Istri dan Anaknya.
Hufft,, capeknya minta ampun. Akhrnya selesai juga. Silahkan share artikel ini kalau memang artikel ini menarik menurut Anda. Terima kasih sudah bersedia membaca postingan saya...

Al-Kindi - Penemu Minyak Wangi

Al-Kindi 

Nama lengkapnya adalah Abu Yusuf Yakub Ibn Ishaq Al-Kindi atau lebih dikenal dengan nama Al-Kindi. Orang Barat menyebutnya Al-Kindus. Ia lahir di kota Kufah tahun 801 M. Ayahnya adalah seorang gubernur di Kufah pada masa pemerintahan Khalifah Abbasiyah. Ia merupakan keturunan dari bangsa Kindah yang berasal dari Yaman.

Al-Kindi merupakan seorang ilmuwan yang menguasai berbagai cabang ilmu pengetahuan seperti kimia, geometri, filsafat, astrologi, arsitektur, sampai musik, sebagai seorang ulama yang terkenal. Dia berjasa besar dalam mengembangkan pemikiran Islam sampai abad ke-12 M.
Salah satu temuannya dalam bidang kimia yang cukup populer adalah minyak wangi. Al-Kindi merupakan orang pertama yang memproses minyak wangi secara kimiawi. Minyak wangi telah mengalami perkembangan pesat hingga sekarang, dan menjadi industri yang menjanjikan. Banyak merek minyak wangi yang sekarang lebih populer dikenal dengan sebutan parfum. Dijual ke pasaran dengan harapan dibeli oleh para konsumen.

Selain menemukan minyak wangi, Al-Kindi juga memiliki banyak penemuan. Dalam bidang teknologi, Al-Kindi menghasilkan perhiasan, kaca, dan alat perang. Dalam bidang arsitektur, dia merancang jembatan, mesin perang, terowongan, dan bangunan lainnya di daerah yang ditinggalinya.

Al-Kindi juga dikenal sebagai filosof Islam pertama. Atas jasa-jasanya, ia berhasil menyatukan pemikiran Islam dan filsafat Yunani yang sangat mengandalkan logika. Bahkan untuk mewujudkan impiannya itu, ia membangun sebuah institusi (lembaga) yang bergerak di bidang perpaduan pemikiran Yunani dan peradaban Arab.

Perangko Al-Kindi
Salah satu perangko Al-Kindi

Memang terjadi pertentangan antara filsafat Yunani dan agama-agama di Arab (Timur Tengah). Semua diawali dari penerjemahan buku-buku filsafat Yunani ke dalam Bahasa Arab yang dilakukan oleh orang Nasrani Suryani pada masa Khalifah Al-Rasyid dan Al-Ma'mun. Padahal waktu itu pemikiran Islam sedang berada di puncak kemajuan dan menganggap pemikiran Yunani sebagai "musuh" yang harus dilawan.

Al-Kindi hadir untuk mendamaikan semua itu. Pada masa Khalifah Al-Ma'mun ia menjelaskan tentang filsafat dan agama secara rinci dan baik. Semua argumentasinya diterima oleh semua kalangan kerajaan, ilmuwan, atau agamawan pada masa itu. Bagi Al-Kindi, sebagai umat manusia di dunia ini intinya adalah saling memahami satu sama lain, bukan saling memusuhi. Setiap sesuatu ada sisi baiknya untuk diserap, dan diterapkan bersama pemikiran yang ada lebih dulu ada dan dipahami.

Al-Kindi juga dikenal sebagai penulis yang sangat produktif. Ilmu yang dikuasainya ditulis dalam banyak buku yang dikenang sampai sekarang. Ada kurang lebih 240 karya yang berhasil diselesaikannya. Menurut versi Ibnu al-Nadhim dalam catatannya al-Fihrist, ada sekitar 231 tulisan Al-Kindi yang membahas berbagai macam ilmu pengetahuan. Al-Kindiyah adalah nama perpustakaan pribadinya yang sangat besar dan menyimpan koleksi buku serta manuskrip dari berbagai literatur bermacam ilmu pengetahuan.

Akan tetapi perpustakaan ini sempat menimbulkan rasa iri keluarga kerajaan kepadanya. Ilmuwan Bani Musa ingin merampas perpustakaan itu dari Al-Kindi. Melalui persekongkolan rahasia, akhirnya perpustakaan itu berhasil direbut. Namun dikembalikan lagi karena yang berhak memiliki adalah Al-Kindi, ilmuwan besar yang banyak berjasa pada kerajaan.

Karya-karya Al-Kindi sempat musnah dari peredaran. Terjemahannya hanya beberapa yang berhasil dilacak dan ditemukan sekitar tahun 1950. Namun tidak semua karyanya berhasil ditemukan, hanya sekitar 25 karya saja yang telah diterjemahkan ke bahasa Latin. Karya-karyanya yang masih berbahasa Arab tidak pernah ditemukan sampai sekarang. Meski begitu, buku-buku itu semakin menegaskan namanya dalam jajaran ilmuwan / tokoh penemu dan perintis kemajuan dunia.

Al-Kindi meninggal pada tahun 873 M. Sebuah ungkapan yang terkenal dari Al-Kindi adalah "Kebenaran dari manapun berasal dapat kita terima karena tiada yang lebih dicintai oleh pencari kebenaran , selain kebenaran itu sendiri".Sebuah ungkapan yang memberi inspirasi banyak ilmuwan untuk terus mencari kebenaran.

Abul Wafa Muhammad Al-Buzjani - Peletak Dasar Rumus Trigonometri

Dalam ilmu matematika, ada sebuah ilmu yang mempelajari sebuah sudut dan bagaimana cara mengukurnya. Ditemui pula istilah sinus, kosinus, dan tangen. Trigonometri merupakan istilah dari bahasa Yunani, yaitu "trigonon" (tiga sudut) dan "metro" (mengukur). Selama ini trigonometri dianggap sebagai cabang ilmu yang sulit.
Banyak yang mengira bahwa ilmu trigonometri tak bisa diterapkan dalam kehidupan nyata. Dugaan itu tentu saja tidak benar. Trigonometri memiliki peran yang tidak bisa diabaikan. Saat arsitek membangun bangunan-bangunan tinggi yang kokh dan megah, mereka memerlukan ilmu trigonometri. Mereka tidak akan bisa membangunnya dengan baik jika tidak menguasai ilmu trigonometri dengan baik pula.
Adalah Abul Wafa Muhammad Al-Buzjani, orang yang dianggap pertama kali memperkenalkan sinus dan kosinus. Ia dianggap memiliki kelebihan yang sangat maju dan disiplin ilmu trigonometri. Al-Buzjani lahir di Buzjan, Nishapur, Iran pada 1 Ramadan 328 H atau 10 juni 940 M. Ia banyak belajar matematika pada dua orang pamannya, Abu Amr al-Mughazili dan Abu Abdullah Muhammad ibn Anbasa.
Selain memperkenalkan ilmu trigonometri, Al-Buzjani juga mengembangkan rumus geometri yang merupakan induk dari ilmu trigonometri. Salah satunya adalah pemecahan soal geometri dengan kompas, konstruksi segi empat ekuivalen, dan segi banyak atau bangun datar parabola yang terdiri atas titik-titik. Rumusnya adalah persamaan x4 = a dan x4 + ax3 = b.
Dalam menghitung segitiga lingkaran, Al-Buzjani menyamakannya dengan segitiga siku-siku. Dengan teori Manlaus yang lebih dulu populer, yang memakai kaidah empat persamaan dan teori bayangan, dia berhasil membuat kaidah baru. Dalam segitiga lingkaran yang memiliki sudut lancip, mungkin dapat ditemukan teori sinus. Menggunakan cara hitung sinus 30, hasil hitungan adalah delapan angka puluhan yang nilainya sama dengan nilai hakiki (sebenarnya sinus). Dalam geometri, operasi hitungan sangat penting meskipun masih sering digunakan cara hitung India.
Pada masa modern, para ilmuwan berbeda pendapat saat harus menggunakan teori Al-Buzjani. Berbagai cara menghitung, seperti memasukkan bayangan ke bayangan inti, segitiga sama sisi atau memasukkan potongan kepada potongan ini, terjadi perbedaan pendapat tentang siapa sebenarnya pencetus teori ini. Sebagian ilmuwan menganggap bahwa yang menemukan teori tersebut adalah Ahmad bin Abdullah atau Bahbasy al-Hisab.
Secara umum, karya-karya Al-Buzjani dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, sesuai bidang ilmu yang dikuasainya. Pertama adalah karya-karya yang merupakan penjelasan dari ilmuwan lain. Dalam hal ini, Al-Buzjani hanya sebagai seorang penjelas dari teori yang ditemukan oleh ilmuwan lain. Misalnya, ia menjelaskan teori aljabar dari tiga ilmuwan yang memiliki latar belakang, bahkan negara yang berbeda. Ada tiga buku yang ditulisnya untuk menjelaskan teori aljabar versi Deofantos, Abarchos, dan Al-Khawarizmi. Sayang, semua buku ini hilang, sehingga kita tidak bisa mendaptkan pemikiran utuh yang disampaikan oleh Al-Buzjani.
Yang kedua adalah semacam buku panduan atau acuan bagi orang yang bekerja berdasarkan teori geometri, seperti arsitek. Dalam buku ini dijelaskan secara lengkap tentang cara baru menghitung segi empat dan persamaan tingkat empat, segitiga, lingkaran, dan bermacam bangun lainnya. Buku ini ditulis menjelang akhir hidupnya dengan dibantu oleh para ilmuwan lain yang mampu menggambar tanpa bukti matematis. Karena buku ini merupakan proyek negara (perintah penguasa), buku ini masih bisa dipelajari hingga sekarang. Diantaranya adalah buku berjudul Al-Handsa (Geometri Terapan), Al-Kitab Al-Kamil (Buku Lengkap), dan Ilm al-Hisab (Buku Praktis Aritmatika). Buku ini bahkan tidak hanya digunakan para ahli geometri, tapi juga menjadi rujukan untuk menghitung pajak dan perdagangan.
Yang ketiga adalah buku-buku yang tergolong dalam bidang astronomi antara lain al-Majesty dan al-Zayj. Buku ini menjadi semacam ensiklopedia astronomi yang pernah ditulis Ptolemeus, berisi tentang kalender astronomi yang menjadi acuan para ilmuwan untuk meneropong bintang serta benda langit lainnya, gerakan bintang, dan perubahan yang terjadi secara tiba-tiba.
Al-Buzjani pindah ke Baghdad pada tahun 959 M untuk mengembangkan ilmunya. Saat itu Baghdad memang terkenal sebagai pusat ilmu pengetahuan. Berbagai literatur ilmu pengetahuan mudah didapatkan disana. Pihak kerajaan memilihnya untuk memimpin peneropongan bintang di observatorium yang telah dibangun di tama kota Baghdad. Hasil peneropongannya sangat akurat, dan analisisnya diakui oleh para ilmuwan sesudahnya, terutama analisis mengenai astronomi, penentuan waktu dan terbitnya matahari, perkiraan panjangnya musim, dan melencengnya bumi dari garis ekliptikanya.
Selain dalam buku, karya-karyanya juga dipublikasikan dalam berbagai juranal ilmiah, antara lain Diphantor, Euclid, dan Al-Khawarizmi. Namun karya-karyanya itu banyak yang hilang. Metode tabel sinus yang dibuatnya memudahkan pemecahan rumus trigonometri, yaitu hubungan sinus (a+b) dengan rumus 2 sin2 (a/2)= 1 – cos a, dan 2 sin (a/2) cos (a/2). Al-Buzjani meninggal dunia di Baghdad, Irak pada tahun 997 M (Sumber lain menyebutkan 998 M).

Bapak Komputer - Charles Babbage

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Setelah sekian lama vakum dari dunia internet khususnya Blogging, kali ini saya akan memberikan sedikit informasi mengenai Charles Babbage yaitu seorang ilmuwan penemu mesin hitung digital. Mesin hitung yang ditemukan oleh Charles Babbage ini adalah salah satu ikon yang paling terkenal dalam sejarah komputer, dan merupakan kalkulator otomatis pertama. Oleh karena itu, Charles Babbage dijuluki sebagai "Bapak Komputer". The Charles Babbage Foundation memakai namanya untuk menghargai kontribusinya terhadap dunia komputer.
Charles Babbage lahir di daerah yang sekarang dikenal dengan nama Southwark, London, pada 26 Desember 1791. Ayahnya Benjamin Babbage adalah seorang Bankir. Sejak kecil ia sangat menyukai pelajaran matematika. Maka tak heran saat ia menempuh studi di Trinity College pada tahun 1811, nilai matematikanya sangat menonjol, bahkan kemampuan matematikanya jauh lebih baik daripada tutornya sendiri.
Menginjak usia 28 tahun, Babbage bekerja sebagai seorang ahli Matematika, terutama dibidang fungsi kalkulus. Tahun 1816, ia terpilih sebagai anggota Royal Society, sebuah organisasi sains dan akademis independen di Inggris Raya, dan memainkan peranan penting di Astronomical Society (Organisasi Astronomi dan Geofisika) di Inggris Raya pada tahun 1920.
Tahun 1821, Charles Babbage menciptakan sebuah mesin yang dapat menyusun tabel matematika, yang diberi nama Difference Engine. Tahun 1832, saat ia melengkapi mesin tersebut, ia mendapatkan ide tentang mesin yang lebih baik yang akan mampu menyelesaikan tidak hanya satu jenis, namun berbagai jenis operasi Aritmetika. Mesin ini dinamakan Anatycal Engine, yang dimaksudkan sebagai mesin pemanipulasi simbol umum dan mempunyai karakteristik dari komputer modern. Namun karyanya tersebut kurang dikenal luas. Baru pada tahun 1843, ketika karya Charles Babbage tersebut diterjemahkan dan ditambahkan notes oleh Ada Lovelace, mulailah karya Babbage tersebut dikenal luas.
Mesin kalkulator otomatis pertama karya Charles Babbage
Namun sayang, hanya sedikit sisa peninggalan dari mesin Difference Engine ini. Hal ini dikarenakan kebutuhan mesin tersebut melebihi teknologi yang tersedia pada zaman itu. Dan walaupun hasil kerja Charles Babbage dihargai oleh berbagai institusi sains, pemerimtah Inggris menghentikan sementara pendanaan untuk Difference Engine pada tahun 1832, dan dihentikan sepenuhnya pada tahun 1842. Demikian pula dengan Difference Engine yang hanya terwujud dalam rencana dan desain.
Sekian dulu tulisan dari saya, semoga bermanfaat untuk anda pembaca setia blog ini. Mohon maaf jika saya terlalu lama baru bisa menuliskan artikel bermanfaat ini. Silahkan dishare jika artikel ini menarik atau mungkin berguna bagi anda.

Al-Battani - Penemu Jumlah Hari dalam Setahun

Al-Battani - Penemu Jumlah Hari dalam Setahun. Jumlah hari dalam setahun adalah 365 hari. Bagaimana jumlah ini bisa diperoleh, dan siapakah orang yang pertama kali menemukannya? Apakah penentuan jumlah itu asal-asalan saja atau dengan memperhitungkan banyak hal? Kenapa harus 365 hari, tidak dibuat 500 atau 1000 hari saja supaya mudah untuk diingat? Tentu anda penasaran, bukan???
Al-Battani adalah nama seorang ilmuwan yang disebut-sebut berjasa menemukan hitungan jumlah hari dalam setahun. Nama lengkap Al-Battani adalah Abu Abdullah Muhammad ibn Jabir ibn Sinan Al-Battani. Orang Eropa menjuluki Al-Battani dengan sebutan Albategnius. Ia lahir pada tahun 858 M di dekat kota Battan, Harran. Ia dikenal sebagai ahli astroomi dan matematika terbesar di dunia pada abad pertengahan.
Al-Battani belajar astronomi dan matematika dari ayahnya, Jabir Ibnu Sin'an. Kemudian melanjutkan studinya untuk memperdalam kedua disiplin ilmu tersebut di kota Rakka, di tepi sungai Efrat. Pada akhir abad sembilan, Al-Battani pindah ke Samarra untuk bekerja hingga meninggal dunia tahun 929 M.
Al-Battani berhasil menghitung jumlah hari dalam setahun (dalam tahun masehi) berdasarkan penghitungan waktu yang digunakan bumi untuk mengelilingi matahari, yakni 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik. Jadi, penentuan jumlah hari dalam setahun bukanlah asal-asalan saja, melainkan berdasarkan perhitungan yang cermat dan matang. Kita tidak bisa sembarangan menentukannya, karena sistem kalenderium itu juga berguna untuk meramal atau menentukan musim.
Perubahan musim ditentukan oleh posisi matahari terhadap bumi. Pada bulan mei misalnya, matahari berada di utara khatulistiwa. Angin bergerak dari selatan (yang dingin) menuju utara (yang lebih panas) melewati gurun Australia yang kering. Akibatnya, setiap bulan Mei, di Indonesia terjadi musim kemarau. Kalau perhitungannya tidak tepat, peramalan musim juga keliru. Misalnya, pada bulan mei, tidak selalu juga terjadi kemarau.
Hasil perhitungan Al-Battani di atas mendekati perhitungan menggunakan peralatan canggih yang digunakan para ilmuwan di abad ini. Sebagai ilmuwan astronomi, Al-Battani banyak menulis buku tentang astronomi dan trigonometri, termasuk sistem perhitungan almanak dan kalenderium seperti yang diulas di atas. Almanak yang diciptakan oleh Al-Battani diakui merupakan sistem perhitungan astronomi yang paling akurat, yang sampai kepada kita sejak abad pertengahan. Pada abad pertengahan, orang-orang Eropa menggunakan sistem ini sampai abad pencerahan.
Dalam pembukuan Almanak, Al-Battani berkata "Ilmu astronomi merupakan bagian dari ilmu dasar yang sangat bermanfaat. Melalui ilmu astronomi, manusia mengetahui hal-hal penting. Dilihat dari manfaat dan kegunaannya dalam kehidupan manusia, astronomi menjadi ilmu yang sangat penting untuk diketahui".
Pada tahun 1899, di kota Roma dicetak sebuah buku berjudul Az-Zaujush Shabi li Batani (Almanak versi Al-Battani) yang disunting oleh Carlo Nallino dari manuskrip yang disimpan di perpustakaan Oskorial, Spanyol. Karya lain Al-Battani yang terkenal adalah Syarh al-Makalat al-Arba'I li Batlamius. Karya ini berisi uraian dan komentar tajam terhadap pemikiran Ptolemy yang tertuang dalam "Tetrabilon" nya.
Al-Battani mengubah teori Ptolemy, serta meralat perhitungan orbit bulan dan beberapa planet. Dia membuktikan bahwa orbit benda langit berbentuk elips, dan membuktikan perubahan posisi matahari menjadi penyebab perubahan musim. Ilmuwan Eropa, Duntho (1749 M), memanfaatkan penemuan Al-Battani tentang orbit elips dari benda langit untuk memetakan pergerakan bulan.
Sementara penemuan Al-Battani dibidang trigonometri, termasuk konsep sinus, kosinus, tangen, dan kotangen, masih digunakan hingga saat ini. Al-Battani meninggal dunia pada tahun 929 M.